ini bukan facebook

Jiwa Online
Pemilik Blog: Ampuan Awang  Berkhidmat dalam: Kerajaan Malaysia (Tukang Kebun). Mana tinggal? Di Kepala Batu, Antartika Edit Profile
  Post To:
anyone or anywhere  

Sajak Rumi terjemahan Bapak Abdul Hadi W.M



TIDAK LAHIR

Andai ada yang berkata kepada benih dalam rahim,
"Di luar sana ada sebuah dunia yang teratur
sebuah dunia yang menyenangkan, luas lebar,
penuh kenikmatan dan banyak makanan;
Gunung, lautan, lembah, taman-taman semerbak
dan sawah ladang ada semua di sana;
Langitnya tinggi menjulang dan terang benderang,
sinar matahari, cahaya bulan dan bintang tidak ada bandingannya;
Keajaibannya tidak dapat dilukiskan: mengapa kau mau tinggal
dan meminum darah dalam periuk kotor dan gelap ini?"
Benih sebagaimana benih, tentu akan memalingkan muka tidak percaya;
orang buta tidak punya khayalan dan angan- angan.
Demikian pula, apabila ada orang alim di dunia menceritakan
sebuah dunia yang tak mengenal wewangian dan warna,
Tidak satu orang pun di antara orang-orang bodoh akan mau mendengar;
mereka terhalang oleh hawa nafsunya.
Begitu pula dengan benih yang selalu dahagakan darah
sebab darahlah yang mengasuhnya di alam yang hina dina.
Dan darahlah yang mencegahnya melihat dunia yang sebenarnya,
sehingga sejak itu makanannya tidak ada selain darah.


KEJAHATAN BERSARANG DALAM DIRI KITA

Singa bersama kelinci pergi untuk menangkap musuhnya:
mereka lari bersama menuju perigi dan mencari pesaingnya.
Singa melihat bayang-bayangnya sendiri: dalam air nampak wajah
seekor singa dengan kelinci gemuk di sampingnya.
Tak berapa lama setelah ia mengamati musuhnya tanpa
memperhatikan kelinci di sampingnya, ia pun melompat ke dalam perigi.
Ia jatuh ke dalam lubang yang digali sendiri:
kejahatannya sendiri yang menyergap kepalanya.
Pembaca, berapa banyak kejahatan kau lihat dalam diri orang lain
yang sesungguhnya hanyalah pantulan daripada sifat-sifatmu yang keji.
Dalam diri orang lain dirimu nampak: kemunafikan, kejahatan dan kesombongan.
Kau tidak suka melihat kejahatan bersarang dalam dirimu,
karena andai demikian yang terjadi kau akan membenci dirimu sepenuh jiwamu.
Bagaikan singa yang menyergap bayang-bayangnya sendiri dalam air,
kau hanya menganiaya dirimu sendiri.
Apabila kau sampai ke lubuk perigi daripada sifat-sifatmu sendiri,
kau akan tahu bahwa dosa pun banyak bersarang dalam dirimu.

Terjemahan Abdul Hadi W. M.

## Terima kasih buat Bapak Prof. Abdul Hadi w.m karena sudi berbagi di ruang fb.

0 comments :

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
      faceblog © 2013 · re-designed by J. KingRaja           About · Advertising · Create a Page · Developers · Careers · Privacy · Terms · Faceblog Creator · Back to Top