ini bukan facebook

Jiwa Online
Pemilik Blog: Ampuan Awang  Berkhidmat dalam: Kerajaan Malaysia (Tukang Kebun). Mana tinggal? Di Kepala Batu, Antartika Edit Profile
  Post To:
anyone or anywhere  

Sajak Pertemuan Mahasiswa (Versi Filem)

++ Nota: Di sini aku ingin mengulang kembali apa yang telah aku sebarkan di laman facebook berkenaan dengan foto PPSMI di mana aku memetik beberapa bait ayat dari sajak Rendra 'Sajak Pertemuan Mahasiswa'. Adapun sajak Rendra ini berbeza sekali dari yang asal dengan sajak yang dibacakan dalam filem 'Yang muda yang bercinta'. Dan sajak yang aku ulangi kini datang dari versi filem.Inilah yang benar dan terbaik isinya. Kerana apa? Hanya satu, kerana ia ada menyebut 'Kita mahasiswa tidak BUTA!' dan 'Kita menuntut jawaban'. Itu sahaja. Sekian. Al-fatihah buat arwah Rendra...

~ Sajak Pertemuan Mahasiswa ~
Oleh: W.S Rendra

Matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan

lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan

kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : "kami punya maksud baik"
dan kita bertanya : "maksud baik saudara untuk siapa ?"

ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :
"maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?"

kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah tanah di gunung telah dimiliki orang-orang di kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat-alat kemajuan yang diimport
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya
tentu saja kita bertanya :
"maksud baik saudara untuk siapa ?"
kita mahasiswa tidak buta

sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu-ilmu yang diajarkan di sini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?
kita menuntut jawaban

sebentar lagi matahari akan tenggelam
dan malam tiba
cicak-cicak bernyanyi di tembok
rembulan berlayar
tetapi pertanyaan-pertanyaan kita tidak akan mereda
ia akan muncul di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang

dan esok hari
matahari akan terbit kembali
senantiasa hari baru menjelma
pertanyaan-pertanyaan kita akan menjadi hutan
atau masuk ke kali
menjadi ombak di samodra

di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
memihak yang mana !

RENDRA
( jakarta, 1 desember 1977 )


++ Nota: Sajak ini dipersembahkan kepada para mahasiswa universitas indonesia di jakarta dan ia turut dibacakan dalam salah satu adegan filem "yang muda yang bercinta" yang disutradarai oleh Sumandjaya. Adapun filem ini dikekang penyiarannya. Hujah arwah Rendra berasas. Beliau menyatakan secara jujur bahawa penjajah sengaja menekan bangsa yang dijajah dengan menjajah dan menjarah bahasa dan budaya. Tak cukup dengan itu, penjajah sengaja meletakkan taraf pendidikan rakyat (pribumi) di tangga yang paling bawah. Demi apa? Demi kepentingan mereka semata-mata.

0 comments :

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
      faceblog © 2013 · re-designed by J. KingRaja           About · Advertising · Create a Page · Developers · Careers · Privacy · Terms · Faceblog Creator · Back to Top