ini bukan facebook

Jiwa Online
Pemilik Blog: Ampuan Awang  Berkhidmat dalam: Kerajaan Malaysia (Tukang Kebun). Mana tinggal? Di Kepala Batu, Antartika Edit Profile
  Post To:
anyone or anywhere  

Jalaluddin Rumi : Sajak-Sajak Dan Prosa Lirik


Oleh: Prof. Abdul Hadi WM

JIWA DAN PENGETAHUAN

Hanya dengan pengetahuan jiwa manusia diuji
Jika pengetahuan berlimpah, jiwa menjadi agung dan abadi
Jiwa kita mengungguli jiwa makhluk lain di luar manusia
Semakin berilmu semakin jiwa dapat dikenal
Meski jiwa malaikat dikatakan lebih luhur dan mulia
Sebab mereka serba sempurna dan tidak memiliki perasaan
Jiwa pemilik kesadaran dan nurani lebih unggul dari jiwa malaikat
Karena itu tinggalkan perbuatan hina, carilah pengetahuan
Sebab hanya dengan itu kau dapat mengungguli malaikat!

Karena  memiliki pengetahuan nama-nama
Adam dihormati dan disanjung oleh para malaikat
Jiwanya ditinggikan oleh Tuhan  sebab berpengetahuan
Betapa Tuhan Yang Maha Tahu akan berkata,
”Yang lebih mulia harus menyembah yang lebih rendah!”?
Tidakkan Keadilan Tuhan dan Kasih Sayang-Nya
Membenci duri tak berharga disanjung oleh sekuntum mawar?

Lantas apakah jiwa itu sesungguhnya?  Kesadaran akan baik dan buruk!
Ia adalah zat yang tidak menyukai kerusakan
Dan sangat menginginkan serta menjunjung kebaikan.


ORANG MUNAFIK

            Orang munafik melakukan salat dengan sikap bunglon untuk memicu pertikaian, dia tidak  sungguh-sungguh memohon kepada Tuhan.
            Dengan  bersalat, puasa, beribadah haji  dan  berzakat orang mukmin berada dalam kemenangan, dan dapat  menaklukkan orang munafik.
            Kemenangan pada  akhirnya berada  di tangan orang  mukmin;  kekalahan akan menimpa orang munafik sampai Hari Kemudian.
            Walaupun keduanya melakukan permainan yang sama,  perumpamaannya seperti perbedaan orang Mirwan dan  orang Rayy.
            Masing-masing  berjalan ke tempat  yang  sesuai bagi mereka,  masing-masing ditempatkan sesuai dengan namanya.
Jika ia mukmin sejati  jiwanya akan selalu riang;  namun jika ia  orang munafik maka jiwanya  akan ditelan kobaran api.
Nama orang mukmin dicintai sesuai dengan niat hatinya,  yaitu  keimanannya yang mendalam; nama orang  munafik  dibenci sesuai tabiatnya yang tercela.
Empat  huruf,  mim, wau, min dan  nun  tidak melahirkan kemuliaan; perkataan  muk-min untuk menunjukkan nama semata-mata.  
Jika kau menyebut orang mukmin itu munafik, ejekan ini justru akan menjadi kalajengking dan menggigitkan sengatnya kepadamu.
Jika  nama seseorang tidak berasal dari Neraka, mengapa jiwanya  harus terbakar oleh kobaran  api Neraka?
Jeleknya  nama  yang cela tidak berasal dari  huruf;  rasa pahit air laut tidak berasal dari perahu yang memuat air laut itu.
Huruf  adalah perahu; makna  yang terkandung di dalamnya bagaikan air laut,  “Bersamanya (Muhammad)  induk segala kitab (al-Qur`an)”.
Di  dunia  ini air laut yang pahit berbeda dengan air  laut  yang  manis, di antara keduanya ada pemisah atau perantara (barzakh) yang tidak mudah diseberangi.
Ketahuilah  bahwa kedua sungai ini satu semata  asalnya. Lalui keduanya, jejakkan langkahmu menuju asalnya!


INDRA JASMANI

Indera jasmani adalah tangga menuju dunia  ini;  indra rohani  adalah tangga menuju langit.
            Carilah  kesehatan jasmani dari  para  tabib;  mintalah kesehatan rohani dari kekasih.
            Yang pertama timbul disebabkan  pertumbuhan jasmani yang baik, yang lain datang  disebabkan luluhnya tubuh jasmani.
            Jalan  kerohanian  meluluhkan tubuh, namun  sesudah  itu memulihkannya kembali dengan kekuatan rohani yang berlimpah.
            Luluhkan  nafsu   jasmani agar Perbendaharaan-Nya yang tersembunyi (kanz makhfiy) itu kaujumpai, dan dengan itulah tubuh dapat kaubangun lagi lebih baik dari sebelumnya.
            Bendunglah  air  dan bersihkan  dasar  sungai,  kemudian alirkan air minum dari dasar sungai.
            Belahlah  kulit  dan singkirkan karat besi  dari anak  panah, baru kulit tumbuh dengan segar di atas lukanya.
            Rebutlah  benteng  dan ambil ia  dari  tangan  orang  kafir; kemudian tegakkan seratus menara dan tembok perlindungan.


PERBUATAN ORANG YANG KEJI

Sekarang ini banyak sekali setan memakai rupa Adam, jangan mudah mengulurkan tangan kepada sembarang tangan.
Penangkap  burung melantunkan siul untuk  memikat burung  dengan maksud burung mendengar bunyi siulnya,  lantas
          burung turun dari udara dan menjumpai jerat serta pucuk belati.
Orang  yang keji suka mencuri bahasa para sufi, dengan maksud bisa membacakan jampi-jampi guna memikat        
         orang-orang bodoh.
Perbuatan orang suci seperti cahaya dan panas;  perbuatan orang keji ialah tipu muslihat dan memalukan.


TIKUS

 Karena  tikus  menggali  lubang di  lumbung  kami,  maka lumbung kami pun dapat dirampok berkat tipu dayanya.
O  jiwa, cegahlah dulu tikus yang membuat kerusakan  dan kemudian  tunjukkan  semangat yang tidak  kenal  putus asa  dalam mengumpulkan jagung.
Dengar ucapan yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad,  Pemimpin segala  Pemimpin, "Salat seseorang itu tidak akan sempurna  sebelum kehadiran-Nya nyata dalam penglihatan batin (khusyuk)".
Jika  dalam  lumbung kita  tikus  pencuri  makanan tidak ada, di manakah jagung dari empat puluh tahun amalan ibadah kita disimpan?
Mengapa ketulusan ibadah sehari-hari kita tidak  terkumpul sedikit demi sedikit di dalam lumbung kita?
Berulang kali  kembang api dari besi  (amalan  baik kita)  muncul,  dan  hati kita  yang  terbakar menerima  dan menariknya ke dalam dirinya.
Namun karena ada seorang pencuri bersembunyi dalam kegelapan dan meletakkan jari jarinya pada kilatan kembang api itu,.
Maka satu persatu bintang-bintang padam, sehingga di langit roh kita tiada lagi  lampu yang bersinar terang.
Namun walau  ada  ribuan perangkap di kaki  kita,  jika  Tuhan bersama kita tak akan ada kesulitan yang merintangi kita.


MAKAM ORANG ARIF

Setiap  malam,  Kau bebaskan roh dari jerat  tubuh,  dan menuliskan catatan atas lempengan jiwa.
Roh  dibebaskan  setiap malam dari  sangkarnya,  leluasa berbicara dan menyampaikan kisahnya.
Di malam hari para tawanan tak ingat akan penjara yang mengurung mereka,  di malam hari para gubernur tidak ingat akan kekuasaan yang dipegangnya.
Duka  pergi, pun untung dan rugi, tidak  risau  memikirkan si Dadap atau pun si Polan.
Inilah  keadaan  orang arif (ahli  mahrifat),  pun  jika tidak  tidur:  Tuhan  berfirman, “Kau  mengira mereka  terjaga padahal mereka sedang tidur”.
Dia  tidur, siang dan malam, terhadap  kejadian-kejadian dunia, seperti kalam di tangan pengawasan Tuhan.
Orang yang tidak  dapat melihat  tangan itu  lantas  mengira  bahwa mereka melahirkan tulisan dengan pena yang digerakkan.
Tuhan menunjukkan bukti keadaan  orang arif  ini: lihat, orang awam pun jika pancainderanya tidur maka (jiwanya) akan juga diterbangkan oleh-Nya.
Jiwa  mereka hilang ditengah gurun yang  tidak terhingga luasnya: roh dan tubuh mereka akan beristirahat.
Kemudian dengan  siulan  Kau (bangunkan mereka) dan menuntun roh mereka kembali  dalam  perangkap (tubuh)nya, kembali kepada  keadilan dan sang hakim.


TERJAGA PADA DUNIA

Barang siapa yang hanya terjaga terhadap dunia atau alam benda, tidurnya akan pulas terhadap alam kerohanian; keterjagaannya  lebih buruk dari tidurnya.
Bila  jiwa kita tidak bangun terhadap Tuhan,  kebangunan kita seperti menutup pintu terhadap kehadiran Tuhan.
Sepanjang  hari,  disebabkan tipudaya khayalan,  akan  bermunculan pikiran untung dan rugi, takut dan keruntuha: Yang tampak bukan jiwa yang diliputi rasa senang,  bukan  kemuliaan dan kemenangan, bukan pula jalan mendaki ke langit.
Orang  yang tidur terhadap perkara kerohanian  ialah dia yang harapannya adalah khayalankosong dan senang  bergumam dengan khayalan kosongnya.
Seekor burung terbang tinggi dan bayang-bayangnya  melesat ke bumi, orang yang melihat bayang-bayang itu seperti melihat burung yang sedang terbang
Sejumlah  orang bodoh mulai mengejar bayang-bayang  itu, lari jauh sampai lelah kehabisan tenaga.
Ia tak tahu bahwa yang dikejar adalah pantulan  bayang-bayang si  burung  yang terbang di udara, pun tak tahu  dari  mana asal bayang-bayang itu.
Dia  lepaskan  anak panah ke arah bayangan  itu,  sampai semua anak panah yang dimiliknya habis tidak tersisa.
Namun bilamana bayang-bayang Tuhan jadi pembimbingnya, maka dia akan bebas dari segala khayalan dan bayang-bayang.
Bayang-bayang  Tuhan adalah hamba Tuhan yang  mati terhadap dunia dan hidup di dalam Tuhan.
Letakkan  lengan  bajumu segera tanpa  waswas  agar  kau terlindung dalam jubah hari kiamat.
Bagaimana Tuhan memanjangkan bayang-bayang-Nya, para nabi dan  aulia  itulah wujudnya, merekalah yang  menuntun  kita  menuju Matahari Tuhan.


IRI HATI

Iri hati yang menguasai dirimu adalah  Iblis yang sifatnya melampaui batas dalam kecemburuan.
Disebabkan iri  hati Iblis memandang rendah Adam,  dan  oleh karena iri hati pula dia menentang kebahagiaan.
Di  jalan kerohanian tidak ada yang lebih sulit  dihadapi  kecuali iri hati.  Oh, beruntunglah dia yang tak pernah dihinggapi  rasa iri hati.
Ketahuilah bahwa tubuh jasmani ini merupakan rumah tempat tinggal iri  hati, karena keluarga yang berada di dalamnya  tercemar pula olehnya.
Walau tubuh adalah tempat tinggal iri hati, namun  Tuhan menjadikan tubuh ini fitri.
Kalimat “Bersihkan rumah-Ku olehmu berdua!” adalah  petunjuk tentang  kefitrian itu:  hati yang fitri adalah  permata Tuhan, walau pun azimatnya terbuat dari bumi.
Bilamana  kau  menggunakan tipu muslihat  dan  iri  hati dalam  menghadapi orang yang dikuasai iri hati, noda  hitam akan muncul dari keirian itu dalam hatimu.
Jadilah  seperti debu di telapak kaki orang Tuhan,  hamburkan debu itu atas kepala iri hati seperti kami.


PERJALANAN LAHIR DAN BATIN

Letakkan  kapas di telinga rasa jasmani yang  rendah,  campakkan   belenggu indera dari matamu.
            Telinga di kepala adalah kapas yang menghalangi telinga  nurani: sebelum telinga jasmani ditulikan, telinga batin tidak  akan bisa mendengar.
            Kosongkanlah  rasa,  telinga dan pikiran agar  kau  bisa mendengar panggilan (Tuhan kepada Jiwa): "Kembalilah!"
            Sedemikian  lama kau bersibuk dengan perkataan terjaga, bagaimana kau akan mencium semerbak tutur tidur?
            Tutur dan tindakan kita adalah perjalanan lahir.  Perjalanan batin kita berlangsung di angkasa raya.
            Indera  jasmani hanya menyaksikan kegersangan, sebab  ia tumbuh dari tanah yang gersang: Isa Almasih roh menjejakkan  kaki di atas lautan.
            Perjalanan  tubuh yang kerontang berlangsung di tanah  gersang, kemudian menaiki gunung, menyeberangi sungai dan menempuh gurun yang garang
            Di  manakah kau akan memperoleh air  hayat?.  Di manakah kau akan membelah ombak lautan?
Ombak  tanah  adalah  khayalah,  pengertian dan pikiran palsu kita:ombak air adalah penyangkalan diri, junun sufi  (kemabokan mistis) dan fana’.
           Jika kaumabuk hawa nafsu maka kau akan jauh  kemabukan sufi: bila kau mabukkan ini, matamu takkan dapat melihat cawan anggur.


HAKEKAT DAN BENTUK

                Dia yang memiliki hakekat akan dibangkitkan lagi setelah mati, namun (jasmani, bentuk)  yang cepat membusuk  aakan raib dan tetap cela..
            Pergilah, carilah hakekat, o Pemuja bentuk, karena hakekat adalah sayap pada jasmani bentuk-bentuk.
            Berkumpullah dengan para penganut hakekat, agar kau memperoleh karunia dan ikhlas dalam mengurbankan diri (berjihad) di jalan Tuhan.
            Roh dalam jasmani yang hampa  hakekat bagaikan pedang kayu yang terbungkus oleh sarung pedang.
            Selama dalam sarung pedang, tampaknya ia berguna; namun jika dikeluarkan hanya berguna sebagai kayu bakar.
Jangan membawa pedang kayu ke tengah medan pertempuran! Lihat dulu, apa pedangmu benar-benar pedang  atau
             bukan, periksalah agar tidak celaka di medan perang.
            Jika pedangmu dibuat dari kayu, pergilah, cari  pedang yang lain; dan jika imanmu kukuh, majulah ke garis depan dengan gembira.


** Sumber: Terima kasih buat Bapak Prof. Abdul Hadi WM atas terjemahan mathnawi Rumi. Karya bapak Prof sememangnya mengujakan.

0 comments :

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
      faceblog © 2013 · re-designed by J. KingRaja           About · Advertising · Create a Page · Developers · Careers · Privacy · Terms · Faceblog Creator · Back to Top