ini bukan facebook

Jiwa Online
Pemilik Blog: Ampuan Awang  Berkhidmat dalam: Kerajaan Malaysia (Tukang Kebun). Mana tinggal? Di Kepala Batu, Antartika Edit Profile
  Post To:
anyone or anywhere  

Bila Sudah Menjadi Berani [Ulangan Beratus Kali]

I
Negaraku Demokrasi
Rata-rata rakyatnya berpendidikan sampai ke tahap tertinggi
Dari rendahnya pangkat sehingga ke tinggi-tinggi pangkat
Bersama angan menggunung diratap
Timbul banyak keinginan bersama kemahuan
Naik semangat memburu kemajuan tanpa menoleh langsung ke belakang
Sanggup hilang teman, berputus saudara, berdendam segala Semuanya diendahkan dengan rela

II
Bila sudah berani...
Maka naiklah semangat, lalu menjadi api sebagai pembakar dan menjadi perencah dalam kehidupan
Matlamatnya menghalalkan cara.
Halal haram dilupakan
Utamakan kemajuan katanya
Jangan diikut pemikiran orang dahulu yang kuat berpantang-pantangan.
Asal mampu beroleh hasil walau sekangkang kera.
Dipajak segala emas kiranya ada.
Asal keinginan diperoleh segera
Rencana diteruskan walaupun hingga tergadai nyawa
Hinggakan diri sanggup menjilat di hujung kaki penguasa
Biar terasa kelat di lidah, biar terasa manis di bibir, biar busuk baunya menusuk di hidung
Kiranya berhasil, dilambung
Andai petaka, dipijak!

III
Bila sudah menjadi berani
Semakin ramai pula yang lantang
Suara depan, belakang
Suara atas, bawah
Suara kiri dan kanan
Saling bertingkah mengata
Jari lincah menunjuk
Tudingan mengarah ke segenap penjuru
Mulut terkumat-kamit seolah menjampi
Sumpah seranah dihamburkan
Siapa yang menunjuk?
Bukan orang lain
Orang kita juga
Siapa yang ditunjuk?
Sesuku kita juga
Atas nama demokrasi katanya
Pemikir seperti kita harus meluah
Inilah bukti kita sebagai bijaksana
Memberi petunjuk pada mereka adalah tanggungjawab kita
agar sedar akan kelemahan
Kembali ke pangkal
Setelah lama tersesat di hujung jalan
Kasihan...

IV
Bila sudah menjadi berani
Hilang takut pada sesama sendiri
Sehinggakan sanggup meningkah Mahkota
Menuntut keadilan katanya...
Asas kata langsung tiada
Melupakan sejarah yang pernah dijulang dahulukala
Mungkin orang kita sudah lupa
Lupa dengan bangsanya...
Aduh kasihan...

V
Bila sudah menjadi berani
Angan-angan meninggi setinggi langit...



Ulang kembali lagi oleh: Ampuan Awang

0 comments :

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
      faceblog © 2013 · re-designed by J. KingRaja           About · Advertising · Create a Page · Developers · Careers · Privacy · Terms · Faceblog Creator · Back to Top